Informasi Gempa  

sumber: bmkg.go.id

Webplayer  

You need Flash player 6+ and JavaScript enabled to view this video.

Jajak Pendapat  

Bagaimana Kinerja Pemerintahan Kabupaten Kepahiang Saat ini ?











Hasil

Sedang Online  

Ada 27 tamu online

Pengunjung Web  

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini27
mod_vvisit_counterKemarin360
mod_vvisit_counterMinggu Ini1475
mod_vvisit_counterBulan Ini5893
mod_vvisit_counterTotal Pengunjung692809

Wagub Tebar 200 Ribu Ikan Di Danau Suro

PDFCetakEmail

Sebanyak 200.000 (Dua Ratus Ribu) benih ikan nila diberikan kepada 14 kelompok pembudidaya ikan Nila di kabupaten Kepahiang, hal ini merupakan program bantuan yang dicanangkan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. Acara pelepasan dilaksanakn di Area Danau Suro Kecamatan Ujan Mas Kepahiang, Selasa (7/3) sekitar Pukul 10.00 Wib.

Kepala DKP Provinsi Bengkulu Ir. Ricky Gunawan mengatakan, program bantuan benih 100 juta ekor telah dilakukan se-Indonesia dimulai bulan  Maret. Program bantuan benih ikan, dalam rangka jawab kebutuhan benih ikan. "Untuk Kabupaten Kepahiang, bantuan benih ikannya sebanyak 200 ribu ekor ikan nila. Bantuan diberikan secara gratis kepada kelompok pembudidaya ikan. Guna meningkatkan semangat pembudidaya serta membantu ringankan mendapatkan benih ikan. Selain itu ada juga pembagian kartu asuransi nelayan, kartu asuransi peternak, 300 ribu ikan jelawat dari Balai Benih Ikan (BBI) Jambi, 43 paket lauk pauk, 20 tikar, 20 ribu masker dari BPBD Provinsi ke BPBD Kepahiang, alat kontrasepsi IUD," katanya.

Sementara, Bupati Kepahiang Dr. Ir. Hidayatullah Sjahid, MM mengatakan, bantuan benih ikan nila diserahkan kepada 14 kelompok pembudidaya ikan. "Kepahiang rupanya mendapat perhatian yang baik dari Dinas Kelautan Perikanan Provinsi Bengkulu. Buktinya telah menetapkan bantuan untuk Kepahiang. Kita berharap, kelompok dapat mengembangkan perikanan dalam rangka menuju swasembada pangan," ujarnya. Dalam sambutan Wakil Gubernur mengatakan Arah pembangunan Provinsi Bengkulu tak hanya dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) saja. Akan tetapi harus diawali dari pemerintahan paling bawah yakni desa. Oleh karena itu, peran pemerintahan desa tak bisa lepas dari maju atau tidaknya pembangunan di suatu wilayah.

“Peran desa tak bisa terlepas dari pembangunan. Program-program pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten tidak akan berjalan tanpa didukung penuh oleh pemerintah desa,” kata Rohidin. Dia beralasan perangkat desa sendiri merupakan perangkat yang paling dekat dengan masyarakat. Sehingga tercapai atau tidaknya suatu program tergantung dari pemerintahan desa tersebut.

Wagub juga menyampaikan masyarakat Kepahiang harus bangga dengan kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki. Menurutnya, kepahiang dianugerahi tanah yang subur dan makanan khas Kepahiang. Bila dikelola dengan baik maka akan menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat. “Dukungan pemerintah tentunya dalam hal pemasaran dan sebagainya,” kata Rohidin.

Pada kesempatan itu juga, diadakan acara launching gerakan tanam cabai oleh Ketua TP PKK Kabupaten Kepahiang.

   
| Jumat, 18. Agustus 2017 || Tim IT Kepahiang |