Informasi Gempa  

sumber: bmkg.go.id

Webplayer  

You need Flash player 6+ and JavaScript enabled to view this video.

Jajak Pendapat  

Bagaimana Kinerja Pemerintahan Kabupaten Kepahiang Saat ini ?











Hasil

Sedang Online  

Ada 39 tamu online

Pengunjung Web  

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini27
mod_vvisit_counterKemarin360
mod_vvisit_counterMinggu Ini1475
mod_vvisit_counterBulan Ini5893
mod_vvisit_counterTotal Pengunjung692809

Bupati Pimpin Upacara Hari Pancasila

PDFCetakEmail

Bupati Kepahiang Dr. Ir. Hidayattullah Sjahid, MM memimpin Upacara Hari Lahir Pancasila Ke-72 di Kabupaten Kepahiang, Kamis (1/6). Ini merupakan upacara pertama setelah 71 tahun Indonesia merdeka.

Upacara digelar di Lapangan Pemda Kepahiang dimulai pukul 08.00 Wib. Para peserta upacara berasal dari TNI, POLRI, Satpol PP, Barisan ASN dan pelajar. Upacara juga dihadiri oleh FKPD Kabupaten Kepahiang,  Kepala OPD dan pejabat eselon dilingkungan Pemda Kepahiang.

Dalam kesempatan tersebut Bupati membacakan sambutan Presiden Republik Indonesia yang mengajak peran aktif seluruh elemen masyarakat untuk menjaga Ke-Bhineka tunggal ika-an. “saya mengajak peran aktif para ulama,ustadz, pendeta, pastor, bhiksu, pedanda, tokoh masyarakat, pendidik, pelaku seni dan budaya, pelaku media, jajaranbirokrasi, TNI dan Polri serta seluruh komponen masyarakat untuk menjaga Pancasila. Pemahaman dan pengamalan Pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara harus terus  ditingkatkan. Ceramah keagamaan, materi pendidikan,  fokus pemberitaan dan perdebatan di media sosial harus menjadi bagian dalam pendalaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila,” sampai Bupati.

Pemerintah juga berpesan agar masyarakat tetap berwaspada terhadap segala bentuk pemahaman dan gerakan yang bertentangan dengan Pancasila. “Pemerintah pasti bertindak tegas terhadap organisasi-organisasi dan gerakan-gerakan yang anti-Pancasila, anti-UUD 1945, anti-NKRI dan anti-Bhineka tunggal ika serta paham dan gerakan komunisme yang jelas dilarang di bumi Indonesia,” tegas Bupati.

Terakhir, pemerintah berpesan agar kita saling menjaga perdamaian, jaga persatuan, dan jaga persaudaraan kita. Mari kita saling bersikap santun, saling menghormati, saling toleran, dan saling membantu. “Selamat Hari Pancasila. Kita Indonesia, Kita Pancasila. Semua Anda Indonesia, Semua Anda Pancasila. Saya Indonesia, Saya Pancasila,” tutup Bupati.

Pada peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Saya Indonesia, Saya Pancasila”.

Setelah melaksanakan upacara. Bupati berkesempatan menyerahkan piala lomba desa dan kelurahan tingkat Kabupaten Kepahiang. (Humas)

   
| Jumat, 18. Agustus 2017 || Tim IT Kepahiang |