Informasi Gempa  

sumber: bmkg.go.id

Webplayer  

You need Flash player 6+ and JavaScript enabled to view this video.

Jajak Pendapat  

Bagaimana Kinerja Pemerintahan Kabupaten Kepahiang Saat ini ?











Hasil

Sedang Online  

Ada 45 tamu online

Pengunjung Web  

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini27
mod_vvisit_counterKemarin360
mod_vvisit_counterMinggu Ini1475
mod_vvisit_counterBulan Ini5893
mod_vvisit_counterTotal Pengunjung692809

Pariwisata dan Keunikan Lainnya

Sektor pariwisata di Kabupaten Kepahiang hingga saat ini relatif masih kecil kontribusinya terhadap perekonomian wilayah. Namun demikian kabupaten ini memiliki beberapa potensi yang cukup menjanjikan di masa yang akan datang. Kinerja sektor pariwisata di Kabpaten Kepahiang dapat dikenali dari beberapa elemen pengembangan seperti potensi alam dan sarana–prasarana penunjang. Dilihat dari potensi alamnya terlihat bahwa komponen yang paling menonjol diwilayah ini adalah air terjun dan tercatat 10 air terjun yang dapat dijadikan obyek wisata.

Bunga Raflesia Flora Langka di Kabupaten Kepahiang

Rafflesia Arnoldii merupakan salah jenis tanaman langka yang hanya tumbuh di kawasan Sumatra bagian selatan, terutama di Provinsi Bengkulu. Tanaman ini pertama kali ditemukan di Bengkulu pada tahun 1818, oleh seorang letnan dari Inggris, yang pada saat itu tengah menjabat sebagai Gubernur Bengkulu, Thomas Stamford Raffles dan Dr. Arnoldy, seorang ahli botani.

Keunikan dari tanaman yang juga kerap disebut sebagai bunga Rafflesia Arnoldii ini adalah tidak adanya akar, daun, dan tangkai. Hal ini dikarenakan Rafflesia Arnoldii merupakan tumbuhan parasit pada tanaman merambat, dan hanya tinggal di dalam akar tanaman inangnya. Bagian terbesar dari bunga ini adalah lima kelopak bunga yang mengelilingi bagian dalam, yang tampak seperti mulut gentong. Di dasar bagian yang seperti gentong ini, terdapat benang sari ataupun putik, bergantung pada jenis kelaminnya, Rafflesia Arnoldi jantan atau betina. Terpisahnya benang sari dan putik ini, membuat pembuahan bunga yang berbau busuk ini agak sulit. Dibutuhkan bantuan dari serangga, angin, ataupun air agar Rafflesia Arnoldii dapat berbunga.

Masa pertumbuhan Rafflesia Arnoldii terhitung lama, dapat memakan waktu hingga sembilan bulan, dan jika bunganya sedang mekar, hanya akan berlangsung selama seminggu. Maka tak heran, tidak banyak wisatawan yang cukup beruntung untuk melihat bunga yang biasanya mekar di bulan-bulan Agustus hingga November ini. Jika sedang mekar, bunga ini dapat memiliki diameter hingga 1 meter, dan beratnya dapat mencapai 11 kilogram. Bunga ini memang akan mengeluarkan bau yang tak sedap, namun bau inilah yang memancing serangga untuk mendekati Rafflesia Arnoldii, sehingga memungkinkan pembuahan terjadi.

Konservasi flora Rafflesia arnoldii di Wisata Hutan tropis yang ditawarkan oleh Kepahiang ini terletak di Desa Tebat Monok. kawasan yang masih masuk daerah Hutan Lindung ini menyimpan kekhasan yang bernilai tinggi yaitu merupakan daerah habitat flora langka Amorphophallus.

Selain menjadi daya tarik pengunjung untuk melihat langsung bunga yang mekar sekitar maret - november ini, daerah konservasi ini acap kali dijadikan wisata edukasi oleh beberapa institusi dan ilmuan.

Kawasan hutan yang masih asri ini menambah sense petualangan bagi yang berjiwa petualang dan bagi mereka yang mencintai alam bebas. Lokasinya terletak sekitar 60 km dari kota Bengkulu ini dapat dengan mudah dicapai karena dekat dengan jalur transportasi.

View Site Kabawetan

Objek Agrowisata Perkebunan teh Kabawetan adalah perkebunan teh peninggalan kolonial Belanda, Kabawetan terletak tidak jauh dari pusat kota Kepahiang.letak perkebunan teh ini mungkin lebih kurang 10 km dari pusat kota Kepahiang.

Sebuah sensasi panorama yang indah dan kesegaran alam nya, itu yang ditawarkan berwisata di daerah ini. Udaranya bersih dan sejuk sangat bagus untuk melepas kepenatan pikiran setelah beraktivitas rutin. pemandangan diatas kebun teh Kabawetan pun sangat indah,apalagi bisa melihat hamparan lembah dan juga kota Kepahiang ditambah dengan view bukit barisan yang berbaris kokoh

Curug Embun dan Panorama Pegunungan

Objek wisata Air terjun Curug Embun Kabawetan ini memiliki daya tarik Wisata Air terjun Curug Embun yang merupakan air terjun dengan ketinggian puluhan meterdan panorama pegunungan dengan udara yang sejuk. Air terjun Curug Embun merupakan obyek wisata alam yang ada di Provinsi Bengkulu tepatnya di Kabupaten Kepahiang, yang menawarkan kesejukan bagi wisatawan yang berkunjung.

Wisatawan yang datang ke lokasi itu, selain dapat menikmati keindahan alam juga akan `dibuai` udara sejuk.

Obyek wisata ini terdapat di Desa Tapak Gedung Kepahing Jl. Permu Kepahiang - Beringin tiga. Lokasi itu berjarak sekitar 65 Km dari Bandara Fatmawati Kota Bengkulu atau sekitar 10 Km dari Kota Kepahiang yang dapat tempuh dengan kendaraan umum.

Rute yang anda harus ambil setelah mendarat di Bandara Fatmawati yaitu menuju kabupaten kepahiang yang berjarak 60 km dari pusat Kota Bengkulu, Sesampai di kota Kabupaten Kepahiang, perjalanan dilanjutkan menuju Desa Tapak gedung yang berjarak 10 km dari kota Kepahiang.

   
| Jumat, 18. Agustus 2017 || Tim IT Kepahiang |