Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengukuhkan Satgas Anti Narkoba Sekolah (SANS) dan Sahabat Tagana Masuk Sekolah Kepahiang, Sabtu (14/09/2019) pukul 09.00 Wib di SMAN 1 Kepahiang. Kedatangan gubernur disambut oleh Bupati Kepahiang Dr. Ir. Hidayattullah Sjahid,MM.,IPU, Plt. Sekda Provinsi Bengkulu, Kepala Sekolah dan Dewan Guru SMAN 1 Kepahiang. Penyambutan juga dilaksanakan secara adat oleh sanggar binaan Guntur Putra Jaya.

Dalam sambutannya Gubernur Bengkulu berharap dengan adanya SANS ini bisa mampu memerangi narkoba yang sekarang sudah cukup meresahkan. “Saya sudah berkoordinasi dengan BNN, peredaran narkoba sudah sangat meresahkan dan saya sudah perintahkan untuk menembak ditempat para pengedar narkoba. Jangan kasih ampun lagi,” tegas Gubernur.

Terkait dengan Tagana masuk sekolah, gubernur meminta untuk mensosialisasikan kesiap siagaan bencana samppai kekampung-kampung. Sehingga masyarakat bisa tahu apa yang harus dilakukan ketika ada bencana. “Sosialisasikan bahwa ketika ada bencana selamatkan dulu jiwa masing masing, soal harta benda dan surat berharga tinggalkanlah dulu yang terpenting selamatkan diri dan keluarga,” pesan Gubernur.

Terakhir, Gubernur berpesan kepada para pelajar yang hadir agar dapat mewujudkan kemandirian dengan mengikuti ekstrakurikuler. “Kalau hanya pelajaran saja tidak akan terbentuk kemandirian siswa. Oleh karena itu saya berpesan agar siswa dapat mengikuti ekstrakurikuler seperti pramuka, SANS dan Tagana ini. Karena akan bisa membentuk pola pikir yang positif dan membangun jiwa kemandirian untuk siswa,” pungkas Gubernur.

Setelah sambutan Gubernur Bengkulu dan Bupati Kepahiang melanjutkan acara dengan agenda pembagian Kartu Identitas Anak (KIA) secara simbolis dan melihat perekaman KTP Elektronik untuk siswa yang sudah cukup umur. (Kominfo)