Bupati Kepahiang Dr. Ir. Hidayattullah Sjahid,MM menyatakan bahwa sejak masa kepemimpinannya telah membenahi setidaknya 85 % aset milik pemda Kepahiang. Aset tersebut baik berupa limpahan dari kabupaten induk sampai dengan lahan perkantoran Pemda Kepahiang.

“Sejak dilantik saya bergegas untuk menata aset yang ada. Sebagai contoh pasar Kepahiang yang sudah puluhan tahun belum jelas sertifikatnya, baru tahun 2017 keluar sertifikatnya. Termasuk kantor bupati ini sejak berdiri belum ada sertifikatnya. Tahun 2018 baru ada sertifikatnya,” ungkap Bupati.

Hal tersebut disampaikan bupati dihadapan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Perbendaharaan Negara (DJPBN) Provinsi Bengkulu Ismed Saputra SE, MM,. Saat menerima penghargaan Capaian Standar Tertinggi (CST) dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia, Jum’at (06/09/2019) kemarin.

“Kita telah menyelesaikan ratusan sertifikat tanah yang masuk kedalam barang milik daerah (BMD), setidaknya puluhan ribu meter persegi sudah kita amankan. Saya tidak berani mengatakan 100 %, tapi 85 % aset sudah kita benahi karena masih ada aset yang tercecer,” lanjut Bupati.

“Tahun pertama saya menjabat, kita meraih predikat WTP karena pembenahan barang milik daerah  Dan tahun ini kita kembali mendapatkan predikat WTP. Oleh karena itu, kita mendapatkan dana insentif daerah (DID) sebesar Rp. 9.970.893.000,- dari pemerintah pusat. Saya mengingatkan kepala OPD untuk tidak terlena dengan penghargaan ini. Harus kita pertahankan untuk tahun-tahun kedepan,” pungkas Bupati (Kominfo)