PEMERINTAH KABUPATEN KEPAHIANG

Profil Daerah

PROFIL DAERAH
Terbentuknya Kabupaten Kepahiang

Kepahiang adalah sebuah kabupaten di Provinsi Bengkulu, Indonesia . Kabupaten ini terletak di Pulau Sumatra , dan dibentuk pada tanggal 7 Januari 2004 dengan memisahkan wilayah bekas distrik selatan Kabupaten Rejang Lebong . Luas wilayahnya adalah 710,11 km² , yang sebagian besar (27%) masih berupa hutan; sehingga merupakan kabupaten terkecil (berdasarkan luas) di provinsi tersebut. Pada sensus tahun 2010, jumlah penduduknya adalah 124.865 jiwa dan pada sensus tahun 2020 adalah 149.298 jiwa; perkiraan resmi pada pertengahan tahun 2024 adalah 156.353 jiwa (terdiri dari 80.373 laki-laki dan 75.980 perempuan). Pusat pemerintahan kabupaten ini adalah kota Kepahiang. Penduduk setempat terdiri dari berbagai kelompok etnis seperti Rejang , Serawai, Jawa, Lembak, dan Sunda, di mana Rejang merupakan mayoritas di Kepahiang.

Jumlah Kecamatan

Secara administratif, daerah ini terbagi menjadi delapan kecamatan dan 105 desa. Pada tahun 2006, jumlah penduduknya mencapai 114.889 jiwa yang terdiri dari pria (57.835 jiwa) dan wanita (57.054 jiwa), dengan tingkat kepadatan penduduk yang mencapai 163 per km². Sementara pada pertengahan 2024, jumlah penduduk Kepahiang sebanyak 155.520 jiwa.

Penamaan

Nama kabupaten ini dinamai Kepahiang dikarenakan di daerah ini dulunya ini terdapat banyak keluak yang dalam bahasa Rejang disebut kepayang. Istilah mabuk kepayang juga didasari atas efek yang disebabkan saat mengonsumsi buah keluak yang diolah secara tidak tepat dan benar sehingga mengakibatkan mabuk berat. Kepayang berubah menjadi Kepahiang setelah penamaannya disahkan secara legalitas hukum yang ada di Indonesia.

Bunga Rafflesia

Bunga terbesar di dunia, Rafflesia arnoldii , memiliki habitat alami di Kepahiang dan Provinsi Bengkulu di Sumatera . Bunganya dapat mencapai diameter hingga 1 meter dan berat hingga 11 kg. Kemunculan sporadis bunga ini dilaporkan dari Aceh dan beberapa bagian Malaysia. Selain itu, Kepahiang juga merupakan rumah bagi bunga Bangkai, anggota genus Amorphophallus . Bunga ini memiliki berbagai jenis seperti Bangkai raksasa, Suweg raksasa atau titan arum ( Amorphophallus gigas ), yang lebih dikenal sebagai amorphophallus raksasa Sumatera. Amorphophallus titanum dapat mencapai ketinggian hingga 6 meter dan karenanya merupakan bunga tertinggi di dunia, diikuti oleh Amorphophallus gigas . Bunga-bunga ini memberikan kesan lingkungan alam yang unik yang ditemukan di Kabupaten Kepahiang.

Pariwisata

Kabupaten Kepahiang menawarkan wisata alam unggulan seperti Kebun Teh Kabawetan untuk pemandangan hijau yang sejuk dan alami, Bukit Hitam untuk pendakian dengan pemandangan spektakuler dan air panas, serta Air Terjun Curug Embun untuk kesegaran alami. Destinasi lain termasuk Agrowisata Kopi Kepahiang untuk edukasi kopi, Taman Santoso untuk keluarga, serta Danau Suro untuk wisata air

Pertanian dan perkebunan

Berbagai macam produk pertanian seperti kopi, teh, jagung, buah naga, singkong, lada, kelapa sawit dan kelapa, cengkeh, dan berbagai macam buah-buahan lainnya, dibudidayakan di Kepahiang. Kopi adalah produk hasil perkebunan yang utama. Ini adalah sebagian daftar produk yang tersedia secara lokal.

© Copyright 2025 | Pemerintah Kabupaten Kepahiang. All Rights Reserved.