Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu Wahyu Yuwana Hidayat melaksanakan panen perdana cabai keriting hasil implementasi green house smart farming di Desa Bukit Barisan, Kecamatan Merigi, Kabupaten Kepahiang, Selasa (6/10).
Bupati Kepahiang menyambut baik dukungan Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu dalam pengembangan green house smart farming tersebut yang dinilai dapat menjadi solusi bagi petani dalam menghadapi perubahan kondisi cuaca yang selama ini menjadi salah satu kendala dalam budidaya cabai.
"Dengan green house ini petani tidak perlu was-was lagi soal cuaca. Selama ini kalau cuaca panas cabai jadi kekeringan, ketika hujan cabai menjadi busuk yang bisa merugikan petani," ujar Bupati.
Menurut dia, penerapan teknologi smart farming juga memberikan kemudahan bagi petani dalam melakukan pemeliharaan tanaman, mulai dari pengendalian hama dan penyakit hingga pemupukan secara rutin.
Ia menjelaskan, green house tersebut telah dilengkapi teknologi Internet of Things (IoT) yang memungkinkan proses penyiraman dan pemupukan dilakukan secara lebih mudah dan efisien melalui telepon seluler.
"Green house juga sudah dilengkapi dengan IoT jadi pemupukan, penyiraman dan pengendalian hama lebih gampang lagi, hanya lewat HP. Bisa di mana saja dan kapan saja tanpa harus repot ke green house," katanya.
Bupati Zurdi Nata berharap Kelompok Tani Bukit Tani Desa Bukit Barisan dapat menjaga dan memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal sehingga keberadaan green house smart farming dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi petani.
"Tolong green house ini dijaga, ini sangat berguna sekali untuk petani," ujarnya.
Ia menilai penerapan teknologi pertanian tersebut tidak hanya membantu meningkatkan efisiensi budidaya cabai, tetapi juga dapat menjadi salah satu upaya mendorong produktivitas dan kesejahteraan petani di Kabupaten Kepahiang.
Panen perdana cabai keriting tersebut sekaligus menjadi bagian dari implementasi teknologi pertanian berbasis smart farming melalui dukungan Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu kepada kelompok tani di daerah tersebut.